Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Produk Nasional Bruto (PNB): Definisi, Cara Menghitung, hingga Perbedaannya dengan PDB

[ad_1]

Perekonomian sebuah negara memiliki peranan penting terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat dan kelayakan standar hidupnya secara menyeluruh. Jika suatu negara memiliki tingkat ekonomi yang kuat, hampir dapat dipastikan masyarakatnya juga mempunyai standar hidup yang baik. Sebaliknya, jika tingkat ekonomi sebuah negara tengah merosot, masyarakatnya juga akan terancam menjalani hidup dengan tingkat standar pendapatan yang rendah. 


Dalam mengukur kondisi perekonomian di sebuah negara, ada beragam hal yang perlu untuk diperhatikan. Salah satunya adalah PNB (Produk Nasional Bruto) atau dalam istilah inggrisnya disebut GNP (Gross National Product). Singkatnya, PNB adalah bagian dari pembahasan konsep national income atau pendapatan nasional. 


Sebagai bagian dari konsep tersebut, tentu memahami apa itu PNB dan segala hal penting tentangnya perlu dilakukan. Untuk itu, bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang pengertian PNB, cara menghitung, manfaat, hingga perbedaannya dengan PDB atau Produk Domestik Bruto, simak penjelasan berikut ini.


Baca Juga: Ini Pengertian Pendapatan Nasional, Jenis, Manfaat, Komponen, dan Rumus Hitungnya


Apa Pengertian PNB atau Produk Nasional Bruto?


Pengertian PNB atau GNP


Pengertian PNB atau GNP


Produk Nasional Bruto atau PNB adalah hasil perhitungan dari pendapatan nasional dengan dasar metode pengeluaran. PNB adalah bagian konsep national income, di mana perhitungannya dilakukan dengan pendekatan pengeluaran yang didapat dari penjumlahan semua pengeluaran masyarakat pada perekonomian, perusahaan atau investasi, sektor konsumen, pemerintah serta perdagangan luar negeri. 


Pengertian lain dari PNB adalah jumlah atau total dari nilai moneter produk maupun jasa yang diproduksi atau dihasilkan oleh masyarakat di sebuah negara. Lokasi produksi tersebut bisa berada di dalam ataupun luar negeri, asalkan dilakukan oleh masyarakat sebuah negara yang bersangkutan. Dalam kata lain, PNB ini memperhitungkan output atau produksi yang dilakukan oleh seluruh masyarakat sebuah negara, baik itu yang beroperasi di dalam negeri ataupun luar negeri. 


Pada perhitungan PNB, perkiraan jenis pemasukan yang ditentukan sedikit berbeda. Saat melakukan perhitungan PNB, nilai dari barang atau jasa yang dianggap sebagai pendapatan nasional hanya barang atau jasa yang dihasilkan oleh faktor produksi dari warga negara yang bersangkutan. 


Faktor produksi dari warga negara tersebut bisa berasal dari dalam negeri ataupun dari luar negeri. Sebaliknya, perusahaan asing atau bisnis yang dimiliki warga negara lain dan beroperasi di negara tersebut tidak akan dimasukkan pada perhitungan PNB ini.


Manfaat dari Menghitung PNB


Lantas, mengapa PNB ini penting untuk dihitung? Alasannya karena PNB bisa digunakan untuk menilai tingkat kesejahteraan masyarakat, termasuk standar hidup serta pendapatannya di sebuah negara. 


Apabila ada banyak warga yang bekerja maupun tak sedikit perusahaan nasional yang aktif beroperasi di negara lain serta memiliki porsi output atau produksi yang signifikan, PNB bisa menjadi indikator penting untuk dilihat. Meski begitu, perhitungan dari PNB ini juga memiliki keterbatasan. 


Berbeda dengan PDB atau Produk Domestik Bruto, perubahan pada PNB mungkin tak menjalar sampai ke variabel ekonomi yang lainnya. Sebagai contoh, output dari perusahaan nasional yang aktif beroperasi di negara lain mengalami peningkatan yang cukup signifikan. 


Kenaikan tersebut bisa jadi tidak akan memberi dampak yang besar terhadap ketersediaan lapangan kerja maupun pendapatan di sektor domestik. Perusahaan tersebut mungkin akan melakukan perekrutan tenaga kerja pada warga lokal di negara tempatnya berada. Jadi, yang dibutuhkan bukanlah tenaga kerja atau pegawai domestik dari negara asal perusahaan tersebut. 


Karena alasan itulah investor atau ekonom umumnya lebih mementingkan perhitungan PDB ketimbang PNB. Di samping itu, perhitungan Produk Nasional Bruto juga kurang memberi gambaran secara akurat terkait kesehatan ekonomi sebuah negara, tak terkecuali dalam kaitannya dengan inflasi, investasi, tingkat pengangguran, kebijakan fiskal, kebijakan moneter, dan juga suku bunga.


Cara Menghitung PNB


Berikut adalah beberapa cara menghitung PNB:






Rumus PNB



PNB = Pendapatan WNI di dalam negeri + Pendapatan WNI di luar negeri


atau;



PNB = PDB + Pendapatan WNI di luar negeri - Pendapatan WNA di dalam negeri


atau;



PNB = PDB - Pendapatan Neto atas faktor dari luar negeri



Sumber: www.ruangguru.com


Karena dalam cara menghitung PNB, dibutuhkan nilai dari PDB, berikut adalah rumus atau cara menghitung PDB:


C + I + G + (X - M)


Keterangan:


  • C adalah Consumption atau konsumsi pihak rumah tangga.

  • I adalah Investment atau Investasi.

  • G adalah Government atau konsumsi pemerintah.

  • X adalah Ekspor.

  • M adalah Impor. 

Baca Juga: Mengenal Arti Produk Domestik Bruto atau PDB, Manfaat, dan Rumus Hitungnya


Perbedaan antara PDB dan PNB


Sama halnya dengan PDB, PNB juga merupakan ukuran agregat dari output ekonomi. Meski begitu, PNB tak memperhitungkan lokasi dari produksi serta lebih fokus kepada pihak yang melakukan kegiatan tersebut.


Sebagai contoh kasusnya di Indonesia, yang termasuk pada perhitungan PNB hanyalah output dari pihak atau warga negara Indonesia, baik itu yang aktif bekerja di negara lain ataupun di Indonesia. Output yang diberikan oleh orang atau warga negara asing tidak akan dimasukkan pada perhitungan PNB ini, meskipun orang tersebut sedang aktif bekerja di Indonesia.


Di sisi lain, PDB atau Produk Domestik Bruto memperhitungkan output atau produksi yang didapatkan oleh semua pihak yang ada di Indonesia, baik itu, warga negara Indonesia ataupun warga negara asing. Meski begitu, PDB tidak akan memasukkan output atau produksi yang dilakukan oleh warga negara Indonesia yang sedang bekerja atau aktif melakukan aktivitas produksi di negara lain. Jadi, bisa dipahami jika perbedaan antara PDB dan PNB terletak pada fokus lokasi produksi dan pihak yang melakukan produksi. 


Jadi, Apakah Kamu Sudah Memahami Apa Itu PNB?


Itulah penjelasan mengenai pengertian PNB, manfaat, rumus hitung, dan perbedaannya dengan PDB. Sebagai salah satu bagian dari konsep perhitungan pendapatan nasional, PNB tentu menjadi hal yang penting untuk dipahami guna menilai tingkat ekonomi sebuah negara. Dengan begitu, tingkat kesejahteraan masyarakat, termasuk standar hidup serta pendapatannya di sebuah negara bisa diketahui.


Baca Juga: Mengenal Apa Itu Pertumbuhan Ekonomi dan Bagaimana Cara Mengukurnya



[ad_2]

Source link